Jumat, 18 Mei 2012

Kanker Otak


Jika anda membaca posting kami http://hpa-network-arcmk.blogspot.com/2012/04/keajaiban-otak-manusia.html sangat luar biasa sekali otak bagi kehidupan kita di muka bumi ini . Akan tetapi otak manusia benar-benar sangat perlu di jaga oleh kita , walaupun otak manusia tidak terlihat oleh mata telanjang , tetapi otak manusia ada dalam tubuh kita , dan menjadi salah satu organ paling terpenting di dalam tubuh kita .

Pasti anda mengetahui atau pernah mendengar apa itu penyakit kanker otak . oleh karena itu HPA-network akan membahas tentang kanker otak .
Otak adalah pusat pengendalian pikiran dan seluruh tubuh. Otak  bertanggung jawab atas fungsi pengenalan, emosi, ingatan, dan segala bentuk pembelajaran.
Otak juga mengatur sebagian besar gerakan, perilaku, dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Secara umum, otak terbagi atas tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brain stem). Masing-masing bagian otak memiliki fungsi yang berbeda.
Otak besar (cerebrum) memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya yang berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan.
Otak kecil (cerebellum) berfungsi untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan, dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar.
Sedangkan batang otak (brain stem), mengendalikan fungsi-fungsi kehidupan dasar misalnya pernapasan dan laju denyut jantung, mengontrol tingkat kesiagaan, mengendalikan suhu tubuh, mengendalikan proses pencernaan, dan  menyampaikan informasi dari otak kecil (cerebellum).
Seperti bagian tubuh yang lain, otak juga bisa terkena tumor atau kanker. Tumor di dalam otak dapat berkembang menjadi kanker. Gejala tumor atau kanker otak sangat variatif, tergantung di mana tumor atau kanker itu bersarang dalam otak.

Gejala-Gejala Kanker Otak

Berikut adalah gejala-gejala yang umum yang timbul pada penderita kanker otak.
  • Sakit kepala (menetap di daerah tertentu) disertai mual sampai muntah yang menyemprot.
  • Daya penglihatan berkurang.
  • Penurunan kesadaran.
  • Gangguan berbicara.
  • Gangguan pendengaran.
  • Gangguan berjalan/keseimbangan tubuh (bila tumor atau kanker terdapat di otak kecil).
  • Gangguan saraf.
  • Anggota gerak melemah atau kejang.
  • Jika terdapat di daerah frontal atau bagian depan otak, di mana banyak terdapat fungsi intelektual dan perasaan, maka bisa mengalami gangguan dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat.
Jangan menunda untuk mengambil langkah-langkah penting apabila gejala-gejala yang disebutkan di atas sudah terlihat. Semakin cepat diobati semakin besar harapan untuk sembuh.

Kopi Radix Sinergis


ketumbuhan ( Tumor / Kanker )
Kebesaran Allah telah menunjukan kepada kita bahwa bagaimana kopi radix telah digunakan untuk menghilangkan tumor/ kanker diotak. Bahan aktiv yang digunakan adalah : Quassinoid merupakan bahan anti tumor. Ini telah diperkuat oleh penelitian DR. Azizah Hamid dari University Putra Malaysia (UPM) sekitar tahun 2000. HPA telah berjaya dalam menyembuhkan penyakit kanker / tumor terutama di otak dengan sinergi radix , Omega 3 kapsul dan Spirulina.

Penyakit Leukemia (Kanker Darah)

Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.

Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.

·  Penyakit Leukemia Akut dan Kronis
Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.
·  Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel
Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.

Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan;
1. Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.
2. Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
3. Leukemia limfositik kronis (LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
4. Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.
·  Penyebab Penyakit Leukemia
Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.
1. Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

2. Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.

3. Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.

4. Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.
·  Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia
Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).

2. Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).

3. Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.

4. Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.

5. Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.

6. Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.

7. Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.
·  Diagnosa Penyakit Leukemia (Kanker Darah)
Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah ; Biopsy, Pemeriksaan darah {complete blood count (CBC)}, CT or CAT scan, magnetic resonance imaging (MRI), X-ray, Ultrasound, Spinal tap/lumbar puncture.
·  Penanganan dan Pengobatan Leukemia
Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:

1. Chemotherapy/intrathecal medications
2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan
3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)
4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik
5. Transfusi sel darah merah atau platelet.

Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.


Kamis, 17 Mei 2012

USUS BUNTU


 PENYAKIT usus buntu memang tak asing didengar. Banyak orang terdeteksi mengalami penyakit tersebut yang diawali dari nyeri perut hingga sembelit. Lantas, apakah penyebabnya diindikasi karena seseorang terlampau banyak mengonsumsi cabai? Ketahui lebih lanjut penyebabnya lewat ulasan berikut.

Sesuai namanya, usus buntu merupakan bagian usus bersaluran pendek dan buntu. Posisinya menjulur keluar dari tempat pertemuan usus halus dan usus besar. Dalam bahasa medis, disebut apendiks. Fungsi usus buntu yakni sebagai organ imunologik yang secara aktif berperan dalam produksi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh).

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat sebagian atau seluruhnya, dan bakteri yang menumpuk di dalamnya menyebabkan infeksi. Ada banyak faktor penyebab tersumbatnya usus buntu, diantaranya timbunan tinja atau feses yang keras, pembesaran jaringan limfoid, penyakit cacingan, parasit, adanya benda asing dalam tubuh, ‘cancer primer’ dan striktur.

Makan cabai bersama bijinya atau jambu klutuk beserta bijinya seringkali tak tercerna dalam tinja dan menyelinap ke saluran appendiks sebagai benda asing. Begitu pula terjadinya pengerasan tinja atau yang disebut konstipasi dalam waktu lama berpotensi meninggalkan bagian yang terselip masuk ke saluran appendiks. Pada akhirnya, bagian yang terselip tersebut menjadi sarang dan tempat berkembang biak bakteri dimana dapat menimbulkan infeksi yang kemudian menyebabkan peradangan usus buntu tersebut.

Selain itu, seseorang yang mengalami penyakit cacing (cacingan), apabila cacing yang beternak di dalam usus besar tersasar memasuki usus buntu, juga berpotensi menimbulkan radang usus buntu.

"Ketika terjadi sumbatan, usus buntu akan meradang dan membengkak sehingga perlu dibuang melalui pembedahan. Apandektomi merupakan operasi darurat umum yang dilakukan pada anak-anak. Akan tetapi, radang usus buntu jarang terjadi pada bayi yang berusia kurang dari 12 bulan," ujar Dr. Mirriam Stoppard, dalam bukunya "Panduan Kesehatan Keluarga".

Meski terlihat menyeramkan, Anda tidak perlu khawatir karena radang usus buntu bukanlah penyakit membahayakan jika diatasi segera mungkin.

"Jika didiagnosis sejak dini, radang usus buntu bukanlah masalah yang serius. Akan tetapi, jika penanganan tertunda karena alasan apapun, penumpukan nanah dalam usus buntu yang tersumbat dapat menyebabkan bagian itu pecah. Kondisi ini dikenal sebagai peritonitis dan membutuhkan penanganan segera," imbuh Stoppard.

Untuk itu, mengenali gejala usus buntu menjadi langkah preventif yang perlu dilakukan. Berikut gejala usus buntu yang perlu diwaspadai dan ditangani :

- Nyeri perut, dimulai dari daerah sekitar pusar, kemudian bergerak turun ke perut kanan bawah.

- Suhu agak naik, jarang melebihi 38 derajat celsius.

- Nafsu makan hilang.

- Muntah, diare, atau sembelit.

"Jika Anda menduga anak terserang radang usus buntu, temui dokter sesegera mungkin. Jika usus buntu pecah, penundaan apapun dapat menyebabkan infeksi menyebar ke semua bagian usus," himbau Stoppard.

Pasca operasi, lanjut Stoppard, beri dukungan kepada anak untuk istirahat dan makan dengan normal saat mereka pulang dari rumah sakit. Anak seharusnya sembuh setelah dua atau tiga minggu usai operasi dilakukan.

Sedangkan jika benar gangguan itu adalah usus buntu, gunakanlah Minyak 1000 Penawar, juga dari HPA. Dan habbautussauda HPA .

GAGAL GINJAL


Ginjal merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi fital bagi manusia. Gijal merupakan organ ekskresi yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Pada manusia normal, terdapat sepasang ginjal yang terletak dibelakang perut, atau abdomen. Ginjal tersebut terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa.
Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc fitrat glomerular per menitnya. Laju glomerular inilah yang sering dipakai untuk melakukan tes terhdap fungsi ginjal.
Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

Penyebab Gagal Ginjal
Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang di dedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.
Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah: Kehilangan carian banyak yang mendadak (muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.
Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal dua macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.

Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal
Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain: Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah/darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah/Eritrosit, Sel Darah Putih/Lekosit, Bakteri.
Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain: Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan kurang, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi.
Segera priksakan diri ke dokter apabila menemui gejala-gejala yang mengarah pada kelainan fungsi ginjal. Penanganan yang cepat dan tepat adakn memperkecil resiko terkena penyakit ginjal tersebut.

Terapi ginjal menggunakan malac. Malac terbuat terutama dari ilalang. Ilalang sangat bermanfaat untuk mengatasi imbalancing, yang merupakan fungsi utama dari ginjal. Oleh karena itu, hypertensi yang disebabkan menurunnya fungsi ginjal juga sangat efektif diatasi dengan Malac. Batuk adalah bukti terjadinya imbalancing tubuh, dan mekanisme alamiah membalancekan tubuh. Malac terbukti cepat menyembuhkan batuk, dengan cara mempercepat balancing tubuh. Ilalang tumbuh baik di tanah yang mengandung tanah liat, dan tanah liat (turoob) adalah unsur utama penciptaan manusia.

Untuk yang sudah terlanjur cuci darah, malac harus dibuka dan diseduh dengan air panas. Untuk tambahan stamina dan imunitas, bisa mengkonsumsi spirulina .

Jumat, 11 Mei 2012

MANFAAT SAMBILOTO


Sudah tidak di ragukan lagi , bahwa sambiloto adalah salah satu tumbuhan  yang sudah teruji  ampuhnya untuk kesehatan  herbal  .  saat ini HPA-network akan membahas si raja pahit (king of bitter )
Sambiloto merupakan tanaman semak yang mempunyai banyak cabang yang berdaun dan tingginya bisa mencapai kurang lebih 90 cm. Daun sambiloto kecil-kecil berwarna hijau tua dan bunganya berwarna putih. 



Dari jaman dahulu kala hingga sekarang.
Relief daun sambiloto ada di Candi Borobudur serta di Kitab Serat Rama dalam bahasa Jawa Kawi di sekitar abad 18. Disebutkan sambiloto berkhasiat untuk mengobati prajurit Hanoman yang terluka ketika perang melawan Rahwana.
Di Indonesia, banyak orang mengenal sambiloto dari mbok jamu gendong, yang biasa disebut dengan nama jamu paitan. Seringkali orang mengkonsumsi cairan paitan yang warnanya kehitaman dari mbok jamu, dan kemudian pahitnya diusir dengan minum beras kencur. Campuran ini biasa dikenal untuk mengusir masuk angin.
Selain membeli di jamu gendong, orang juga bisa mengkonsumsi sambiloto dengan cara merebus daunnya. Daun yang kering pun tidak kalah manfaatnya bahkan sekarang ada pula sambiloto dalam bentuk teh celup. Bagi yang tidak tahan dengan pahitnya, namun ingin mendapat khasiat istimewa sambiloto, dapat mengkonsumsi sambiloto dalam bentuk kapsul.
Sejalan dengan trend “back to nature”, kalangan asing pun sudah banyak yang melirik khasiat sambiloto. Berbagai penelitian yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri, menemukan bahwa di balik rasa pahit sambiloto, terkandung zat aktif androgapholid yang sangat bermanfaat untuk pengobatan. India juga sudah lama mengenal tanaman obat ini, bahkan sambiloto digunakan untuk memerangi epidemi flu di India pada tahun 1919 dan terbukti efektif sehingga sambiloto mendapat julukan the “Indian Echinacea”.
Di Cina, sambiloto sudah di uji klinis dan terbukti berkhasiat sebagai anti hepapatoksik (anti penyakit hati). Di Jepang, sedang di jajaki kemungkinan untuk memakai sambiloto sebagai obat HIV, dan di Skandinavia, sambiloto di gunakan untuk mengatasi penyakit-penyakit infeksi.

Manfaat sambiloto :
1. Tifoid.
2. Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
3. Disentri
4. Influenza, sakit kepala, demam
5. Demam
6. TB paru
7. Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
8. Radang paru, radang mulut, tonsilitis
9. Faringitis
10. Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
11. Kencing manis 

MANFAAT LADA HITAM


Di Indonesia terkenal dengan rempah-rempah yang beraneka ragam , rempah-rempah tersebut biasanya sering digunakan untuk aneka bumbu untuk masakan bagi masyarakat Indonesia , seiring dengan berkembangnya jaman banyak peneliti untuk observasi manfaat lain dari rempah-rempah yang ada di Indonesia , saat ini HPA-network  akan membahas tentang salah satu rempah-rempah yang telah teruji aman dan berkhasiat untuk tubuh manusia .
Bagi sebagaian orang Lada hitam pasti menjadi salah satu rempah-rempah untuk masakan anda , selain untuk penambah masakan anda , lada hitam berfungi untuk kesehatan ,



Lada atau merica (Piper nigrum L.) adalah rempah-rempah berwujud bijian yang dihasilkan oleh tumbuhan dengan nama sama. Lada sangat penting dalam komponen masakan dunia dan dikenal luas sebagai komoditi perdagangan penting di Dunia Lama. Pada masa lampau harganya sangat tinggi sehingga menjadi salah satu pemicu penjelajahan orang Eropa ke Asia Timur untuk menguasai perdagangannya dan, dengan demikian, mengawali sejarah kolonisasi Afrika, Asia, dan Amerika.
Di Indonesia, lada terutama dihasilkan di Pulau Bangka. Lada disebut sahang dalam bahasa Melayu Lokal seperti bahasa Banjar, Melayu Belitung, Melayu Sambas, dan lain-lain.

Manfaat Lada Hitam
Manfaat obat lada hitam menjangkau melampaui rasa dan bumbu makanan Anda. Studi penelitian telah menunjukkan bahwa lada hitam sebenarnya memiliki sifat menyehatkan. Dari semua manfaat rempah-rempah ini, adalah kemampuannya untuk meningkatkan fungsi saluran pencernaan yang membuat alasan yang baik untuk meletakkannya di piring Anda memasak.
Manfaat lain dari lada hitam adalah kemampuannya untuk mengurangi jumlah gas dalam saluran usus. Hal ini menyebabkan perut kembung kurang dan kembung dan diyakini manfaat lain meningkatkan asam klorida dalam lambung.
Bagi mereka yang memahami manfaat dari antioksidan, Anda akan senang mengetahui bahwa lada hitam dikenal memiliki jumlah besar sifat antioksidan. Ini juga memiliki manfaat terhadap pertumbuhan bakteri, terutama di saluran usus. Kabar baiknya adalah bahwa semua yang perlu Anda lakukan adalah meletakkan sedikit dalam makanan Anda setiap hari.
Menurut sebuah riset baru di University Of Michigan, piperine sebuah senyawa dalam lada hitam atau black pepper bisa membantu menghambat proses pembaruan sel stem cells yang memicu kanker. Dengan membatasi jumlah stem cells, anda membatasi jumlah sel-sel yang berpotensi membentuk tumor.